Kenalan

Sebuah mobil berwarna hitam berhenti tepat didepan Nala.

“Kanala!” panggil Arsha sambil mengisyaratkan menyuruh Nala masuk.

Dibawa nya Nala menelusuri jalan yang malam itu tak begitu ramai. Mobilnya terhenti di sebuah taman yang banyak penjual makanan.

“Lo mau ikut turun atau disini aja?”

Nala menoleh kearah Arsha, “Disini aja,” jawabnya dengan singkat.

Arsha keluar dari mobilnya menuju kesebuah stan makanan dan minuman. Ia kembali dengan menenteng sebuah kantong plastik yang berisi jajanan.

Tangannya mengulurkan minuman kaleng ke Nala, “Nih, minum dulu.”

“Makasih,” ucap Nala yang dibalas anggukan dari Arsha.

Kemudian Nala diam berfikir mengapa dia secepat ini menyetujui ajakan seseorang yang bahkan belum ia kenal?

Di lain sisi, Arsha sibuk berkutat dengan pikirannya yang dengan mudahnya mengajak Nala pergi dimalam hari.

“Emm .... kita belum kenalan yang bener?” ucap Arsha ketika suasana canggung menyelimuti mereka.

Nala menaikkan sebeleh alisnya, “Tadi bukannya lo udah ngenalin diri?” jawabnya dengan nada datar.

Arsha yang mendapat jawaban dan melihat ekspresi dari Nala pun sedikit kaget, “Galak banget anjir, gue cuma mau ngajak kenalan”.

Nala yang menyadari perubahan sikap Arsha pun tertawa pelan hingga Arsha menoleh, “Biasa aja kali,” tangannya terulur di depan Arsha.

“Gue Kanala Shezaa, kelas 11 Ips 2.”

Tangannya disambut dengan genggaman tangan Arsha, “Arshaka Keenan, panggil Shaka aja.” ucapnya sambil tersenyum.

“Kelas?”

“12 Mipa 1,”

“Oh kakak kelas,” Nala melepas jabatan tangannya dan mengambil sebuah cemilan kesukaannya dari kantong plastik yang tadi Arsha bawa.

Dirinya menolah menatap Arsha yang terlihat sedang membalas pesan dari seseorang, “Gue makan ya kak?” tanyanya.

Arsha yang dipanggil 'kak' pun menoleh terkejut, “Lo manggil gue kak?”

Nala mengerutkan keningnya bingung, “Lah, lo kan kakak kelas gue?”

“Panggil Shaka aja,”

“Ga sopan,”

“Gapapa.”

Tidak ingin memperdebatkan hal yang menurutnya gak penting, Nala memilih mengalah dengan memanggil Shaka tanpa menggunakan 'kak'.

“Btw Shaka,”

“Ya?”

“Makasih buat malam ini.” ucap Nala dengan senyuman yang mampu membuat Shaka terpaku.

Gila, manis banget senyumnya. Batinnya

“O-oh iyaa, sama sama,” ucapnya dengan sedikit salah tingkah.

Menit selanjutnya, Nala lah yang dibuat terpaku karna notif dari handphone nya.

“Shaka, tolong anterin gue ke rs sekarang.”