Tama
Nala menghampiri sebuah kerumunan yang sedang asik mengobrol, Tama salah satu dari mereka.
“Bang Tama!” panggilnya.
Sang empunya nama pun menoleh, “Hey Nala! Baru sampe?” Nala mengangguk sambil tersenyum kecil.
“Ini nih yang ditunggu tunggu. Guys, Shezaa in here!” ucap Tama sambil merangkul Nala yang melambaikan tangannya.
“Wihh akhirnya ya setelah sebulan ga turun” “Gue yakin lo menang lagi sih, She!” “Kalo lo menang, Ducati gue buat lo deh,”
Begitu kira kira ucapan teman teman Nala ketika ia duduk bergabung bersama mereka.
“Kakak lo gimana?” tanya Tama sambil memberikan sebuah minuman kemasan kaleng berwarna biru kepadanya.
“Baik kok bang, lagi nginep di rumah temennya. Makanya gue bisa turun,”
Tama tersenyum menatap Nala yang meminum minuman pemberiannya. Gadis itu terlihat seperti tidak ada beban ketika berada di depan banyak orang.
Bagi Tama, Nala sudah seperti adiknya sendiri. Tama mengenalnya sejak Nala SMP, Ia bertemu Nala pertama kali ketika melihat gadis itu terjatuh di dekat taman komplek rumahnya.
Flashback On “Loh kenapa jatuh?” tanya Tama yang baru pulang dari sekolah.
Nala yang sedang memegang lututnya yang berdarah pun menoleh, “Aku tadi ngebut kak, soalnya buru buru kata kakakku mama sakit,”
Tama menatap sedikit aneh melihat Nala yang tidak menangis, padahal lutut dan lengannya ada luka yang cukup besar dengan darah yang terus mengalir. Biasanya anak seumurannya apalagi perempuan pasti akan menangis.
“Kamu ga nangis? Itu lukanya pasti sakit loh,” ucap Tama sambil membersihkan luka itu dengan air yang memang ia bawa.
Nala menggelengkan kepalanya, “Ngga kok,” Matanya tak lepas menatap Tama yang selesai membersihkan lukanya. “Kak, bisa bantu aku pulang ga? Rumah ku ga jauh kok dari sini, aku ga bisa bangun.”
Sontak Tama mengangguk cepat dan mengantarkan Nala kecil pulang kerumahnya.
Flashback Off
“Shezaa! Giliran lo,” ucap seseorang yang baru saja menghampiri tim nya.
Bahunya ditepuk oleh Tama, “Good luck, Nala. Gue yakin lo pasti menang,” Nala mengacungkan jempol nya lalu pergi dengan menenteng helmnya.